Rabu, 31 Agustus 2016

Macam macam perangkat keras

Macam-Macam Perangkat Keras Komputer

1. Motherboard


Motherboard adalah papan sirkuit yang berfungsi sebagai tempat komponen-komponen komputer seperti processor, harddisk, RAM dan lain-lain. Motherboard sendiri berupa papan utama yang berbentuk PCB dan memiliki chip BIOS, jalur-jalur maupun konektor yang berfungsi menghubungkan masing-masing perangkat.

2. Processor


Processor merupakan sebuah IC yang mengontrol seluruh jalannya sebuah sistem komputer. Processor atau CPU (Central Processing Unit) bisa dibilang sebagai otak pada sebuah komputer, karena bertugas melakukan perhitungan maupun memerintah program yang akan dijalankan oleh komputer.

3. Hard Disk


Hard disk atau hard disk drive (HDD) merupakan perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai media penyimpanan. Dalam sebuah hard disk terdapat lebih dari satu piringan yang berfungsi memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung oleh hard disk tersebut.

4. PC Cooler/ Heatsink


PC cooler/ heatsink merupakan perangkat komputer yang berfungsi mengurangi panas yang dihasilkan oleh komputer. Mengingat panas pada komputer dapat merusak hardware lain di dalamnya, maka peranan PC cooler/ heatsink sangatlah penting.

5. Monitor


Monitor merupakan salah satu perangkat keras yang tergolong sebagai alat output yang berfungsi menampilkan hasil pengolahan data berupa grafis. Tiap merek monitor mempunyai ukuran dan resolusi yang berbeda-beda. Jenis-jenis monitor yang paling umum saat ini adalah monitor CRT (Cathode Ray Tube) dan monitor LCD (Liquid Crystal Display).

6. SSD


SSD atau Solid State Drive merupakan inovasi terbaru dari pendahulunya yaitu hard disk. SSD merupakan media penyimpanan yang menggunakan jenis memory solid state untuk penyimpanan datanya. SSD juga memiliki fungsi yang sama seperti hard disk, namun sedikit berbeda dengan hard disk.
Data pada SSD disimpan pada chip-chip memori flash yang saling terhubung. Chip-chip tersebut memiliki kecepatan dan reliabilitas yang lebih tinggi dari USB Thumb Drive (UFD). Dalam segi harga, SSD lebih mahal daripada HDD meskipun dengan kapasitas yang sama.

7. VGA Card


VGA atau Video Graphic Adapter adalah sebuah perangkat keras yang berfungsi mengolah data grafik yang akan ditampilkan oleh monitor. VGA juga memiliki processor yang biasa disebut GPU (Graphic Processing Unit). Biasanya perangkat keras yang satu ini sangat dibutuhkan, khususnya bagi gamer maupun designer.

8. Optical Drive


Optical drive merupakan salah atu perangkat keras yang berfungsi membaca (read) maupun menulis (write) data dari kepingan CD/ DVD. Terdapat beberapa jenis optical drive yang harus anda ketahui, seperti : CD ROM drive, CD RW drive, DVD ROM drive dan lain-lain.

9. Power Supply


Power Supply merupakan perangkat keras yang berfungsi sebagai penyuplai daya ke komponen-komponen yang lain seperti motherboard, processor, VGA, dll. Power supply bisa dibilang jantung komputer, jadi mustahil komputer bisa hidup tanpa perangkat yang satu ini.

10. RAM


RAM atau Random Acces Memory merupakan perangkat keras yang berfungsi menyimpan data maupun intruksi yang dilakukan oleh prosessor. Berbeda dengan hard disk, penyimpanan pada RAM bersifat sementara. Jadi ketika komputer dimatikan, data maupun intruksi yang disimpan oleh RAM akan hilang/ dikosongkan kecuali komputer tersebut dalam mode hibernate.

11. Keyboard


Keyboard merupakan papan kunci yang tergolong sebagai alat input. Keyboard sendiri terdiri dari deretan huruf dan angka. Terdapat berbagai jenis keyboard, antara lain : keyboard QWERTY, keyboard DVORAK, keyboard KLOCKENBERG, keyboard Maltron, keyboard alphabetik, dan keyboard Numeric.

12. Mouse


Seperti halnya keyboard, mouse juga tergolong sebagai alat input. Mouse berfungsi menggerakkan kursor atau menunjuk aplikasi yang ingin dijalankan. Perangkat ini dinamakan mouse, karena bentuknya yang menyerupai seekor tikus. Terdapat banyak jenis-jenis mouse, anatara lain : mouse serial, mouse PS2, mouse USB dan mouse wireless.

13. Printer


Sama halnya dengan monitor, printer merupakan perangkat keras yang tergolong sebagai alat output. Printer berfungsi mencetak hasil pengolahan data berupa teks/ gambar di atas kertas (hard copy). Berdasarkan teknologi yang digunakan saat ini, jenis-jenis printer yang banyak ditemui adalah printer Dotmatrix, printer Inkjet dan printer Laserjet.

14. Sound Card


Sound Card merupakan perangkat keras yang berfungsi mengolah data berupa audio ataupun suara. Pada awalnya, sound card hanyalah pelengkap komputer, namun saat ini sound card merupakan perangkat yang harus dimiliki oleh pengguna komputer.

15. Scanner


Scanner merupakan perangkat keras yang mempunyai cara kerja yang hampir sama seperti fotokopi. Berbeda dengan cara kerja fotokopi, scanner berfungsi merubah hard file menjadi digital file yang dapat diolah di komputer.

16. Proyektor LCD


Proyektor LCD merupakan salah satu jenis proyektor yang biasanya digunakan untuk menampilkan video maupun gambar dari komputer pada sebuah layar maupun pada bidang yang memiliki permukaan datar. Untuk menampilkan video/ gambar, proyektor LCD mengirimkan cahaya dari lampu halide logam lalu diteruskan ke dalam prisma dimana cahaya akan tersebar pada tiga panel polysilikon, yaitu komponen warna merah, hijau, dan biru pada sinyal video.

17. Modem


Modem mempunyai kepanjangan Modulator Demodulator. Modem sendiri berfungsi mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog. Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital di konversi oleh modem menjadi data yang berbentuk sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar yang berbentuk sinyal analog, modem akan mengubahnya kembali menjadi data yang berbentuk digital agar dapat diolah oleh komputer.

18. NIC/ LAN Card


NIC atau Network Interface Card adalah sebuah kartu yang berfungsi menghubungkan komputer ke dalam jaringan internet. Saat ini terdapat dua jenis NIC yang diketahui, antaranya NIC bersifat fisik (contoh : NIC Ethernet, Token Ring, dll ) dan NIC bersifat logis (contoh : Loopback Adapter dan Dial-up Adapter).

19. Speaker


Speaker merupakan perangkat yang terbuat dari logam, membran, kumparan serta magnet. Speaker mempunyai peranan penting dalam mengeluarkan hasil pemrosesan berupa suara. Speaker dapat berfungsi sebagaimana mestinya jika di dukung oleh perangkat yang bernama sound card.

20. Webcam


Webcam merupakan kamera digital yang dihubungkan ke komputer. Kebanyakan webcam saat ini menyatu dengan layar laptop. Webcam juga biasanya digunakan untuk mengambil gambar maupun video melalui jaringan internet.





Bersumber dari : http://nesabamedia.com/pengertian-dan-macam-macam-perangkat-keras-komputer/

Perangkat Keras

Perangkat keras

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bagian papan induk (motherboard) dari suatu perangkat keras komputer.
Perangkat keras komputer (bahasa Inggris: hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.
Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang "dibuat" ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum.
Komputer pada umumnya adalah komputer pribadi, (PC) dalam bentuk desktop atau menara kotak yang terdiri dari bagian berikut:
Sebagai tambahan, perangkat keras dapat memasukan komponen luar lainnya. Di bawah ini merupakan komponen standar atau yang umum digunakan.

Perkembangan Perangkat Keras Komputer

Perkembangan teknologi elektronik yang paling pesat dan banyak dipakai dibanyak bidang dalam menyelesaikan pekerjaan maupun untuk memperoleh informasi tidak lain adalah komputer. Perkembangan komputer ini diakibatkan oleh perkembangan mikroprosesor (processor) sebagai otak dalam menangani keseluruhan dari kerja komputer.
  1. Perkembangan Mikroprosesor Intel dan Personal Computer (PC)
sesuai dengan waktu evolusi generasi-generasi prosesor yang baru bermunculan dengan performance yang lebih canggih, baik dari segi kualitas maupun kerumitannya.
Perkembangan tipe komputer:
  • XT 8086-8088
  • AT 286,AT 386, AT 486
  • Pentium I : AT 80586 dengan 50 Mhz, 70 Mhz, 90 Mhz, 100 Mhz, 133 Mhz.
  • Pentium II : 266 Mhz, 300 Mhz, 350 Mhz, 400 Mhz, 450 Mhz.
  • Pentium III : 500 Mhz, 550 Mhz, 600 Mhz, 650 Mhz, 700 Mhz.
  • Dan generasi terbaru sekarang pentium IV.
  1. Processor selain Intel dan Perkembangannya

Bersumber dari : https://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_keras

MIKROTIK


Pengertian Mikrotik dan Fungsinya

Pengertian Mikrotik dan Fungsinya,- Mikrotik adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk IP network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP, provider hotspot dan warnet.
Mikrotik didesain untuk mudah digunakan dan sangat baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga yang kompleks sekalipun.

Belakangan ini banyak usaha warnet yang menggunakan mikrotik sebagai routernya, dan hasilnya mereka merasa puas dengan apa yang diberikan mikrotik. Terlebih kemajuan dunia wireless yang menyajikan berbagai macam pelayanan mulai melirik benda yang satu ini. Berbagai fitur ditawarkan pada mikrotik diantaranya :
  • Firewall dan NAT
  • Routing – Static routing
  • Data Rate Management
  • Hotspot
  • Point-to-Point tunneling protocols
  • Simple tunnels
  • IPsec
  • Web proxy
  • Caching DNS client
  • DHCP
  • Universal Client
  • VRRP
  • UPnP
  • NTP
  • Monitoring/Accounting
  • SNMP
  • MNDP
  • Tools
Fungsi Mikrotik
  1. Pengaturan koneksi internet dapat dilakukan secara terpusat dan memudahkan untuk pengelolaannya.
  2. Konfigurasi LAN dapat dilakukan dengan hanya mengandalkan PC Mikrotik Router OS dengan hardware requirements yang sangat rendah.
  3. Blocking situs-situs terlarang dengan menggunakan proxy di mikrotik.
  4. Pembuatan PPPoE Server.
  5. Billing Hotspot.
  6. Memisahkan bandwith traffic internasional dan local, dan lainnya.


Bersumber dari : http://salmantkj48.blogspot.co.id/2015/02/pengertian-mikrotik-fungsinya.html

Selasa, 30 Agustus 2016

PENGERTIAN SWITCH

Pengertian Switch dan Fungsi Switch Pada Jaringan Komputer

Friday, December 19th 2014. | Kamus Populer
Pengertian Switch
Pengertian Switch dan Fungsi Switch Pada Jaringan Komputer
advertisement
Pengertian Switch – Seperti yang telah kami bahas sebelumnya pada arikel pengertian HUB, bahwasannya untuk membuat sebuah jaringan komputer diperlukan banyak komponen berbeda yang saling terhubung. Komponen-komponen tersebut bekerja sesuai dengan peruntukannya sehingga terjadilah suatu jalur komunikasi antar komputer. Setelah dibentuknya sebuah jaringan komputer maka akan muncul banyak manfaat guna mendukung kerja seseorang sehingga lebih mudah dan efisien.
Setelah kami jelaskan mengenai pengertian HUB, kini giliran kami menjelaskan suatu perangkat yang memiliki fungsi hampir sama dengan HUB, perangkat tersebut bernama Switch. Perlu diketahui sebelumnya, bahwasannya HUB dan Switch memiliki fungsi yang hampir sama sehingga ada sebagian orang yang tertukar ketika menunjukkan salah satu dari dua perangkat ini. Secara harfiah Switch diartikan sebagai alat untuk mendukung pertukaran data. Maksudnya adalah dengan perangkat ini maka komputer-komputer terhubung bisa saling bertukar data dan informasi. Adapun untuk lebih jelasnya mengenai pengertian Switch silahkan baca definisinya berikut ini.

Pengertian Switch

Ada beberapa definisi yang berhasil kami rangkum sebagai pengertian Switch yang bisa kita pahami. Berikut ini beberapa pengertian Switch menurut beberapa buku yang beredar.
Pengertian Switch Pada Buku Membangun Jaringan Komputer Tanpa Bantuan Teknisi
Switch atau biasa disebut sebagai “smart hub” merupakan alat yang digunakan sebagai repeater atau penguat untuk menghubungkan kabel-kabel UTP dari satu komputer ke komputer lain.
Pengertian Switch Pada Buku Panduan Hardware Komputer
Pengertian Switch adalah peranti yang bisa dijadikan pengganti hub di jaringan anda. Switch tidak hanya berlaku sebagai pembagi sinyal, namun juga memfilter paket dan kemudian memforward paket tersebut di jaringan.
Pengertian Switch Pada Buku Panduan Membangun Jaringan Komputer Untuk Pemula
Pengertian Switch adalah device sederhana yang juga berfungsi menghubungkan multiple komputer pada layer protokol jaringan level dasar. Switch beroperasi pada layer dua (Data Link Layer) dari OSI model.
Dari beberapa buku tersebut dapat disimpulkan bahwa pengertian switch adalah suatu perangkat yang berfungsi sebagai pengatur dan pembagi sinyal data dari suatu komputer ke komputer lainnya yang terhubung pada perangkat tersebut, fungsi tersebut sama dengan fungsi HUB yang menjadi perbedaan adalah switch bisa melakukan pengaturan berupa proses filter paket data. Biasanya masing-masing port pada switch bisa disetting sehingga bisa ditentukan port mana saja yang bisa saling terhubung.
Switch adalah perangkat yang identik dengan HUB, hal ini dikarenakan kedekatan dari fungsi kedua perangkat tersebut. Namun switch adalah perangkat yang lebih cerdas dibandingkan HUB serta performa yang lebih tinggi dibanding HUB.

Fungsi Switch dan Kelebihannya

  • Switch mampu untuk memeriksa dengan seksama setiap paket data yang diterima
  • Switch mampu untuk menentukan tujuan dan sumber paket data yang melaluinya
  • Switch memiliki kemampuan untuk mem-forward setiap paket data dengan tepat
Seperti halnya HUB, switch memiliki banyak port yang digunakan menghubungkan komputer. Banyaknya port yang terdapat pada Switch pun bermacam-macam, 8 port, 16 port, 24 port dan seterusnya. Switch disajikan untuk Eternet komputer, masing-masing dari port yang terdapat pada switch dimungkinkan untuk diatur support speed & duflex atau support kecepatan ethernetnya, misalnya saja kecepatan 10 Mbps, 100Mbps, 1000MBps atau bisa juga disetting auto. Kemampuan Switch untuk melewatkan data ke hanya device yang dituju bisa menghemat bandwidht jaringan juga paket data yang melewati Switch akan lebih terjaga keamanannya ketimbang yang dilewatkan melalui HUB.
Contoh Perangkat Switch
Contoh Switch
NETGEAR – Contoh Perangkat Switch

Pengertian Switch dan Fungsi Switch Pada Jaringan Komputer

Demikianlah penjelasan lengkap tentang pengertian Switch dan Fungsi Switch. Semoga dengan penjelasan tersebut kini kita menjadi lebih memahami apa itu Switch, kemudian kedepannya kita pun bisa menentukan perangkat mana yang cocok untuk digunakan pada jaringan komputer yang kita bangun.



Di publikasikan oleh : http://www.mandalamaya.com/pengertian-switch-dan-fungsi-switch-pada-jaringan-komputer/

PENGERTIAN ROUTER

Pengertian Router

Pengertian router. Router merupakan perangkat keras jaringan komputer yang dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan yang sama atau berbeda. Router adalah sebuah alat untuk mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet untuk dapat menuju tujuannya, proses tersebut dinamakan routing.
Pengertian router
Proses routing itu sendiri terjadi pada lapisan 3 dari stack protokol tujuh-lapis OSI. Router terkadang digunakan untuk mengoneksikan 2 buah jaringan yang menggunakan media berbeda, seperti halnya dari Ethernet menuju ke Token Ring. Itulah pengertian router.

Fungsi Router

Fungsi router
Fungsi router. Router memiliki fungsi utama untuk membagi atau mendistribusikan IP address, baik itu secara statis ataupun DHCP atau Dynamic Host Configuration Procotol kepada semua komputer yang terhubung ke router tersebut. Dengan adanya IP address yang unik yang dibagikan router tersebut kepada setiap komputer dapat memungkinan setiap komputer untuk saling terhubung serta melakukan komunikasi, baik itu pada LAN atau internet.

Pada saat ini, perangkat router sudah lebih canggih dan modern. Untuk mendistribusikan IP address kepada setiap komputer pada suatu jaringan, fungsi router tidak saja hanya dapat menghubungkan dengan sambungan kabel LAN, melainkan dapat dengan teknologi wireless. Dengan demikian, router pada saat ini dapat disambungkan pada setiap komputer, laptop, gadget, smartphone yang berada pada jangkauan router tersebut. Cukup dengan memanfaatkan sebuah gelombang radio yang dipancarkan oleh router. Itulah fungsi router.






Cara Kerja Router

Cara kerja router. Router bekera dengan cara merutekan paket atau data informasi yang disebut dengan routing. Dengan teknik routing tersebut, router dapat mengetahui arah rute perjalanan informasi tersebut akan dituju, apakah berada pada satu jaringan yang sama atau berbeda. Jika informasi yang dituju mengarah kepada jaringan yang berbeda, maka router akan meneruskannya kepada jaringan tersebut, sebaliknya apabila paket yang dituju adalah jaringan yang sama, maka router akan menghalangi paket keluar serta meneruskan paket tersebut dengan routing di jaringan yang sama sampa terkirim ke tujuan. Berikut ilustrasi cara kerja router.

Cara kerja router

Cara kerja router dapat dilihat pada gambar diatas. Pada gambar diatas terdapat dua buah network yang terhubung pada sebuah router. Network yang berada pada sebelah kiri yang terhubung ke port 1 router mempunyai alamat 192.168.1.0 serta pada network yang sebelah kanan yang terhubung ke port 2 router mempunyai alamat 192.155.2.0.
  • Komputer A mengirim sebuah data kepada komputer C, router tidak akan meneruskan data tersebut kepada jaringan yang lainnya.
  • Begitu juga apabila ketika komputer F mengirim sebuah data kepada komputer E, router tidak akan meneruskan paket data tersebut kepada network yang lainnya.
  • Barulah ketika komputer F mengirimkan sebuah data kepada komputer B, router akan meneruskan paket data tersebut ke komputer B.


Itulah penjelasan mengenai pengertian router, fungsi router, dan cara kerja router. Pada saat ini, router sudah banyak digunakan.
 
 
 
Di publikasikan oleh : http://woocara.blogspot.co.id/2015/05/pengertian-router-fungsi-router-dan-cara-kerja-router.html

MEMBUAT JARINGAN KOMPUTER LAN

Membuat Jaringan Komputer LAN Sederhana

Apabila sobat di rumah mempunyai  komputer lebih dari satu, dan masing-masing komputer ingin terhubung antara satu dengan yang lainnnya supaya bisa sharing data, printer, sharing koneksi internet dll, kita bisa lakukan dengan membuat  jaringan komputer LAN (Local Area Network)  sederhana..

Kalau pada postingan yang lalu digunakan koneksi adhoc wireless, pada postingan kali ini kita gunakan koneksi kabel yaitu menggunakan kabel data UTP (Unshielded twisted pair), yaitu standar kabel untuk koneksi jaringan LAN.
Komputer yang dipakai  pada saat ini umumnya sudah dilengkapi dengan LAN Card  atau disebut juga NIC (Network Interface Controller), atau Ethernet Card.






Kalau jumlah komputer yang akan dikoneksikan hanya dua  buah, kita hanya cukup menyediakan  satu buah kabel UTP dengan panjang sesuai jarak antara komputernya yang di kedua ujung kabelnya telah dipasangi konektor RJ-45(standard konektor untuk kabel LAN UTP) dengan konfigurasi Cross/ silang.




Kalau Jumlah komputer yang akan dikoneksikan lebih dari 2 buah, maka kita harus menambahkan suatu alat  yang bernama  Switch atau Hub. Pada saat ini harga sebuah switch untuk standard rumahan sudah sangat terjangkau .
Dari masing - masing komputer dihubungkan ke switch  menggunakan kabel UTP dengan konektor RJ-45 di kedua ujungnya dengan konfigurasi Straight/lurus.




•  Pemasangan konektor  pada kabel UTP bisa dibuat sendiri, tetapi untuk mudahnya sobat tinggal pergi saja ke toko komputer yang juga menyediakan  peralatan jaringan, dan tinggal bilang untuk membeli kabel UTP sekalian pasangkan konektornya dengan konfigurasi cross/silang  untuk koneksi komputer ke komputer(dua buah komputer), atau straight/lurus untuk  koneksi lebih dari 2 komputer / menggunakan switch.




Konfigurasi Alamat IP (Internet Protocol / TCP IP )
Agar dapat saling berkomunikasi , masing – masing komputer harus diberi alamai IP

Masuk ke Network Connection (Start-->Control Panel -->Network Connection  )
Pilih/dobel klik Local Area  Connection
Dobel klik pada Internet Protocol (TCP / IP)
Klik Use The following IP address, kemudian isi IP address dan subnet Mask
Misal,
komputer1  IP Address : 192.168.0.1
komputer2  IP Address : 192.168.0.2
komputer3  IP Address : 192.168.0.3
komputer4  IP Address : 192.168.0.4
dst..
Subnet Mask harus sama : 255.255.255.0



Untuk mengetahui berhasil tidaknya koneksi lakukan perintah ping dari komputer satu ke komputer lainnya
Misal dari komputer1 ke komputer2 :
Di Komputer1 :  Klik Start -->Klik Run-->ketik CMD --> klik OK,  maka akan tampil Command Prompt
Ketik ping  192.168.0.2  tekan enter
harus ada Reply dari komputer2
Lakukan perintah yang sama untuk mengetahui koneksi ke komputer yang lainnya.










Di PUBLIKASIKAN OLEH : http://www.tipstriks.com/2009/11/membuat-jaringan-komputer-lan-sederhana.html

Jumat, 12 Agustus 2016

CARA KERJA JARINGAN WIRELESS

CARA KERJA JARINGAN WIRELESS

Jaringan wireless adalah jaringan yang mengkoneksi dua komputer atau lebih menggunakan sinyal radio, cocok untuk berbagai-pakai file, printer, atau akses internet. Teknologi wireless LAN menjadi sangat popular di banyak aplikasi. Setelah evaluasi terhadap teknologi tersebut dilakukan, menjadikan para pengguna merasa puas dan meyakini realibility teknologi ini sudah siap untuk digunakan dalam skala luas dan kmplek pada jaringan tanpa kabel.

Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio. Sinyal radio menjalar dari pengirim ke penerima melalui free space, pantulan-pantulan, difraksi, line of sight dan obstructed tiap sinyal (pada jalur yang berbeda-beda) memiliki level kekuatan, delay dan fasa yang berbeda-beda.
Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan, namun sekarang wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point diluar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge wireless LAN didesain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa di optimalkan pada lingkungan yang berbeda. Dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel.
Mirip dengan jaringan Ethernet kabel, sebuah wireless LAN mengirim data dalam bentuk paket. Setiap adapter memiliki no ID yang permanen dan unik yang berfungsi sebagai sebuah alamat dan tiap paket selain berisi data juga menyertakan alamat penerima dan pengirim paket tersebut. Sama dengan sebuah adapter Ethernet, sebuat kartu, wireless LAN akan memeriksa kondisi jaringan sebelum mengirim paket ke dalamnya. Bila jaringan dalam keadaan kosong, maka paket lansung dikirimkan. Bila kartu mendeteksi adanya data lain yang sedang menggunakan frekuensi radio, maka ia menunggu sesaat kemudian memeriksanya kembali.


FREKUENSI

Frekuensi yang dipakai adalah 2,4 Ghz atau 5Ghz yakni frekuensi yang regolong pada ISM (Industri, Scientific, dan Medial). Dalam teknologo W LAN ada dua standar yang digunakan yakni :
  1. 802.11 standar indoor yang terdiri dari :
a.       802.11 2,4 Ghz 2 Mbps
b.      802.11a 5 GHz 54 Mbps
c.       802.11a 2X 5 GHz 108 Mbps
d.      802.11b 2,4 GHz 11 Mbps
e.       802.11g 2.4 GHz 54 Mbps
f.       802.11n 2,4 GHz 120 Mbps
  1. 802.16 satandar outdoor salah satunya adalah WiMAX (World Interoperability for Microwave Access) yang sedang digodok penggunaannya di Indonesia.




TOPOLOGI
  1. Topologi LAN Kabel
LAN tradisional menghubungkan PC ke komputer lainnya yang juga menhubungkan ke file-server, printer, dan perangkat jaringan lainnya dengan menggunakan kabel fiber optic sebagai media transmisi.


  1. Topologi Wireless LAN
Wireless LAN memungkinkan workstation untuk berkomunikasi dan mengakses dengan menggunakan propagasi radio sebagi media transmisi. Wireless LAN bisa menghubungkan LAN kabel yang telah ada sebagai media transmisi. Wireless LAN bisa menghubungkan LAN kabel yang telah ada sebagai sebuah extensi atau menjadi basis dari jaringan baru. W LAN sangat mudah beradaptasi artinya dapat dirancang untuk lingkungan dalam ruangan dan juga untuk luar ruangan seperti menghubungkan gedung-gedung kantor, lantai produksi, rumah sakit dan universitas. Dasar dari blok Wireless LAN disebut dengan sel. Sel adalah area yang dicakupi oleh komunikasi Wireless. Areal cakupan ini tergantung pada kekuatan propagansi signal radio dan tipe kontruksi dari penghalang, partisi dan atau karakter fisik pada lingkungan dalam ruangan. PC Workstation, notebook, laptop, dan PDA dapat bergerak dengan bebas di dalam area sell




Wireless Sel
Setiap sel Wireless LAN membutuhkan komunikasi dan traffic management. Yang mana
hal ini dilakukan oleh Access Poin (AP) yang mengatur komunikasi pada setiap wireless
station pada areal cakupan. Station juga saling berkomunikasi satu dengan lainnya
melalui AP, jadi proses komunikasi antar station dapat di sembunyikan antara satu dengan
lainnya. Dalam hal ini AP berfungsi sebagai relay.
AP juga dapat berfungsi sebagai brigde yakni penghubung antara wireless station dan
jaringan kabel dan juga dengan cell wireless lainnya.

Wireless LAN Conectivity
ROAMING
Jika ada beberapa area dalam sebuah ruangan di cakupi oleh lebih dari satu Access Poin
maka cakupan sel telah melakukan overlap. Setiap wireless station secara otomatis akan
menentukan koneksi terbaik yang akan ditangkapnya dari sebuah Access Poin. Area
Cakupan yang Overlapping merupakan attribut penting dalam melakukan setting
Wireless LAN karena hal inilah yang menyebabkan terjadinya roaming antar overlapping
sells.

Roaming Melalui Overlaping Sel

Roaming memungkinkan para pengguna mobile dengan portable station untuk bergerak
dengan mudah pada overlapping cells. Roaming merupakan work session yang terjadi
ketika bergerak dari satu cell ke cell yang lainnya. Sebuah gedung dapat dicakupi oleh
beberapa Access Poin. Ketika areal cakupan dari dua atau lebih access poin mengalami
overlap maka station yang berada dalam areal overlapping tersebut bisa menentukan
koneksi terbaik yang dapat dilakukan, dan seterusnya mencari Access Poin yang terbaik
untuk melakukan koneksi. Untuk meminimalisasi packet loss selama perpindahan, AP
yang lama dan AP yang baru saling berkomunikasi untuk mengkoordinasikan proses.

Load Balancing
Area cakupan dengan banyak pengguna dan traffik yang padat membutuhkan multi
struktur sel. Pada Multi Struktur Sel, beberapa AP digambarkan pada area yang sama
untuk membangun sebuah arael cakupan untuk menghasilkan throughput secara
aggregat. Sebuah station yang berada di dalam sebuah coverage area sacara otomatis
mengasosiasikan diri dengan AP yang memiliki kualitas signal terbaik. Station akan
terkoneksi dengan AP dengan pembagian yang seimbang pada semua AP. Efisiensi akan
didapatkan karena semua AP bekerja pada load level yang sama. Load Balancing juga
dikenal dengan Load Sharing
Dynamic Rate Switching
Rate data pada masing-masing station secara otomatis disesuaikan berdasarkan kualitas
signal yang diperoleh. Performance (throughput) akan dimaksimalkan dengan menambah
rate data dan mengurangi re transmisi. Hal ini akab sangat penting untuk applikasi mobile
dimana kualitas signal sangat fluktuatif tapi kurang penting untuk instalasi outdoor
dimana kualitas signal stabil.
Media Access
Wireless LAN menggunakan algoritma CSMA (Cariier Sense Multiple Access) dengan
mekanisme CA (Collision Avoidance), sebelum sebuah unit memulai transmisi. Jika
media kosong dalam beberapa milidetik maka unit dapat melakukan transmisi untuk
waktu yang terbatas. Jika media sibuk atau padat, unit akan menunggu dengan random
time sebelum mencoba lagi. Keuntungan dari CSMA adalah kesederhanaan. Hardware
dan Software yang di implementasikan lebih sederhana, cepat dan tidak mahal dari pada
hardware dan software yang diimplementasikan yang lebih kompleks.

Menghindari Tabrakan Data
Untuk menghindari terjadinya tabrakan data, setiap stasiun akan mentransmisikan frame
RTS (Request To Send). Access Poin mengirim balik frame CTS (Clear To Send) untuk
memulai transmisi data. Frame ini termasuk waktu saat stasiun mulai di transmisikan.
Frame ini akan diterima oleh semua station dalam sel, memberitahukan bahwa ada unit
yang akan ditransmisikan selama X milidetik, jadi yang lain tidak bisa melakukan
transmisi walaupun media transmisinya terlihat kosong

BERSUMBER DARI : http://tinalestari96.blogspot.co.id/

MENDIAGNOSIS PERMASALAHAN PENGOPERASIAN PC YANG TERHUBUNG JARINGAN


MENDIAGNOSIS PERMASALAHAN PENGOPERASIAN PC YANG TERHUBUNG JARING
A. Pendahuluan
Jaringan komputer merupakan suatu struktur teknologi informasi yang relatif kompleks dan relatif cepat berubah dan berkembang, baik dalam segi kuantitas maupun kualitas teknologi uang di usungkannya. Oleh karena itu, diperlukan tindakan korektif dan perawatan yang cukup saksama agar kelangsungan konektivitas jaringan tersebut berlangsung lama.
Dalam merawat dan mencegah permasalahan yang timbul dalam jaringan, diperlukan keterlibatan setiap pengguna anggota jarigna, terutama administrator jaringan. Hal ini merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran yang tinggi.
B. Mengenali masalah melalui gejala yang muncul dan melokalisasi serta mengisolasinya
Komputer yang terhubung ke jaringan sangat retan terhadap kerusakan, terutama jika pengguaannya berlansung selama 24 jam. Banyak sekali faktor penyebab kerusakan kondisi jaringan, misalnya faktor tegangan listrik yang selalu berubah-ubah serta mati mendadak, korosi akibat tempat yang lembab serta tidak adanya perawatan berkala, sehingga matinya masing-masing komponen itu sendiri.
Dalam merapawat jaringan, kita harus dapat memantau setiap komponennya masing-masing, dengan demikian dapat dikenali indikator gejala-gejala yang mengarah pada kerusakan sejak dini sehingga kerusakan dan kerugian lebih besar dapat dihindari.
Kerusakan atau kegagalan konektivitas pada jarignan dapat digolongkan pada masalah hardware dan software. Untuk kesalahan hardware kita harus melakukannya lansung ke unit hardware yang mengalami gangguan, seperti server, NIC, hub/switch, kabel dan lain-lain. Walau begitu, dalam perawatan jaringan harus dilakukan secara terstruktur serta terorganisasi dengan baik. Jadi jangan samapai misalnya, kerusakan sebenarnya terletak pada kabel jaringan yang terputus namun karena kurangnya pengalaman maka yang dilakukan perbaikan NIC. Bila hal ini terjadi, maka akan terjadi kerugian berutun mulai dari biaya hingga tertundanya pekerjaan.
C. MASALAH PADA HARDWARE.
1. Server
Sebagaimana yang diketahui, server merupakan komputer yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan berbagai layanan jaringan, seperti penyediaan dan penyimpanan file/data, printer dan lain-lainnya. Di dalam server juga tersimpan informasi setiap user/pengguna anggota jaringan dan merupakan pusat pengendali jaringan.
Begitu pentingnya peran server maka kondisi server mutlak harus selalu dalam kondisi prima. Jika server mengalami gangguan maka semua komputer client yang terhubung dengannya juga tidak akan berfungsi.
Beberapa gejala kesalahan secara hardware pada server sebagai satu unit komputer, umumnya sama dengan gejala kesalahan secara hardware pada setting PC sebagai stand alone
server3
2. Workstation
Workstation merupakan komputer anggota jaringan yang digunakan oleh pengguna dalam keseharian. Dalam jaringan dengan sistem
 peer to peer, workstation pun dapat berfungsi sebagai server dan membagi-pakaikan (sharing) beberapa sumber daya yang dimilikinya, seperti printer, file dan drive. Jika workstation mengalami gangguan, maka jaringan tidak dapat berkomunikasi baik dengan komputer server maupun workstation lainnya.
kj - Copy
3. Hub/switch
Hub/switch merupakan pusat atau kosentrator terutapa pada jaringan dengan topologi star. Komponen ini berfungsi sebagai penerus data yang diterimanya dan dikirimkan kepada node/host yang membutuhkannya. Oleh karena komponen ini begitu penting maka harus dijaga agar selalu dalam kondisi baik.
Jika komponen ini mengalami gangguan maka otomatis semua jaringan akan menjadi lumpuh dan komunikasi terputus. Hub/switch memiliki lampu indikator, baik lampu indikator power maupun workstation yang terhubung padanya. Jika lampu indikator tidak menyala, ada kemungkinan aliran listrik terputus atau bahkan ada gangguan serius dalam switch tersebut.
hkhbk
4 . NIC( Network Interface Card/Kartu Jaringan)
NIC berfungsi untuk menghubungkan PC dengan jaringan komputer sehingga komputer tersebut bisa berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam jaringan tersebut. NIC memiliki lampu indikator status jaringan yang diterimanya. Jika lampu indikator tersebut menyala pada saat komputer dinyalakan, berarti NIC telah aktif dan berfungsi dengan normal, dan kabel kabel telah tersambung dengan baik. Namun sebaliknya, jika lampu tersebut tidak menyala, ada kemungkinan terdapat masalah dengan jaringan atau bahkan dengan NIC tersebut. Akibatnya, komputer sama sekali tidak dapat berkomunikasi dengan komputer lain.
hybihunduhan
5. Kabel
Kabel berfungsi untuk menghubngkan komputer yang berapda dalam jaringan. Komponen ini sangat rentan terhadap kerusakan karena posisinya ada di luar komputer. Kerusakan bisa diakibatkan oleh hama tikus atau kondisi lingkungan setempat seperti hujan, panas, terbelit, dan tertekuk. Oleh karena itu, penanganannya harus lebih ditinggkatkan.
Beberapa kerusakan yang umum terjadi pada keabel adalah terkelupas, terputus, terjadi hubungan singkat, dan konektor longgar. Dengan demikian, konektifitas kabel tersebut akan terganggu. Ada tidaknya masalah pada kabel, dapat dilihat dari lampu indikator NIC yang tidak menyala.
Pada jenis kabel koaksial dan pada jaringan topologi bus, jika terjadi kerusakan pada kabel maka penanganannya terasa lebih sulit karena harus diperiksa satu per satu. Adapun pada kabel jenis UTP dengan topologi star, jika terjadi kerusakan pada salah satu workstation maka hanya workstation itu saja yang akan mengalami gangguan dan tidak akan mengganggu komputer lainnya.
jlkjadfjkhnlih
D. MASALAH PADA SOFTWARE
Berikut ini adalah gejala-gejala umum terjadinya gangguan pada jaringan yang berkaitan dengan software.
Tabel . Gejala – gejala umum pada jaringan software
Gejala
Diagnosis
Tidak bisa login dalam jaringanKesalahan memasukkan user name dan passsword
Tidak bisa menemukan komputer lain pada daftar network neighborhoodKomputer belum menyalaKomputer belum dikonfigurasi
Alamat IP belum sesuai
Komputer tidak berada pada worgroup yang sama
Tidak bisa sharing file atau printerFile atau printer belum disharingkan
NIC tidak berfungsiNIC belum diaktivasi di BIOSDriver belum diinstal dan diaktivasi di sistem operasi
Komputer lain tidak dapat masuk kekomputer kitaFile/folder belum di-sharing-kanKomputer belum dikonfigurasi
Alamat IP belum sesuai
Komputer tidak berada workgroup yang sama
Jaringan lumpuhServer belum dinyalakan atau diaktivasi
Hub dan jaringan tidak menyalaKabel terkelupas, ada hubungan singkat, kabel putus, konektor longgar, dan penguncinya patah, pin pada port NIC ada yang patah, hub tidak diaktifkan.
Dalam mengisolasi suatu masalah pada jaringan, memang tidak bisa berdiri sendiri. Oleh karena itu, isolasi masalah harus dilakukan dengan hipotesis dan sedapat munggkin terhindari dari salah hipotesis. Bila suatu hipotesis benar maka lakukan lokalisasi pada kesalahan dan isolasi sumber masalah tersebut.
Sebagai contoh, terdapat suatu jaringan LAN dengan topologi star. Gejala masalah adalah komputer B tidak dapat mengakses data dari komputer A. Hipotesis awal dari gejala ini adalah folder di komputer A belum di sharing kan.
Dalam menangani masalah ini, ada beberapa hal yang perlu dilakukan berkaitan dengan hipotesis itu, yaitu sebagai berikut;
  1. Periksa apakah komputer C, D, E dan seterusnya bisa mengakses data pada komputer A, jika sama-sama tidak bisa mengakses maka dilakukan perintah PING dari komputer C, D dan E ke komputer A. Umumnya pada topologi star jika ada satu node bermasalah tidak akan mengganggu komputer lainnya.
  2. Pastikan komputer C, D dan E menerima balasa dari peintah PING tersebut.
  3. Pastikan pula komputer A menjawab perintah PING dari komputer B. Jika diperlukan kabel yang menghubungkan komputer B, komputer A dan HUB dengan menggunakan LAN tester.
  4. Jika langkah-langkah diatas tidak ada masalah, periksa status folder yang dimaksud; apakah sudah di-sharing-kan atau belum. Jika belum maka seharingkan lah.
  5. Periksa apakah komputer B bisa diakses file pada komputer A. Jika berhasil, berarti hipotesis adalah benar.
Dengan melakukan langkah-langkah seperti diatas maka kita akan terhindar dari pengisolasian masalah yang keliru.

SUMBER DARI : https://lifeskill29.wordpress.com/2013/09/13/mendiagnosis-permasalahan-pengoperasian-pc-yang-terhubung-jaringan/comment-page-1/